Warung di Parangjoro Jadi Titik Ekonomi Bergerak Saat TMMD Ke-129
SUKOHARJO – Pagi hari di warung Bu Marni, Dusun Jengkangan, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, kini dipenuhi pesanan soto, nasi rawon, nasi rames, dan minuman sejak pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo; pelanggan yang sebelumnya jarang tampak kini rutin singgah.
Warung sederhana itu berada di jalur aktivitas anggota Satgas, Polri, Linmas, pekerja, dan warga sehingga mudah disinggahi. Pagi digunakan warga untuk sarapan sebelum bekerja, siang hari es teh dan es jeruk banyak dipesan, sementara teh hangat dan kopi tetap menjadi pilihan untuk melepas lelah.
“Alhamdulillah ya Allah. Dulu warung saya sepi. Paling yang beli warga sekitar saja. Sejak ada Bapak TNI TMMD, dari pagi sampai sore rame terus,” kata Bu Marni, Minggu (9/8/2026).
Bu Marni menyebut lonjakan pembeli menaikkan omzetnya sekitar 50 persen dibanding sebelum TMMD. Ia juga menyediakan konsumsi untuk pekerja yang membutuhkan makanan dan minuman selama berada di lokasi kegiatan.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra S.E., mengatakan kebiasaan anggota membeli di warung warga memang diarahkan agar pembangunan memberi ruang bagi perputaran ekonomi setempat.
“Kami ingin ekonomi warga juga bergerak. Selain kebut sasaran fisik, kami juga dorong UMKM lokal. Belanja di warung Bu Marni sekalian silaturahmi dan Komsos,” ujarnya.
Bagi Bu Marni, ramainya pembeli bukan sekadar peningkatan pendapatan; warung yang sebelumnya hanya mengandalkan pelanggan sekitar kini menjadi persinggahan selama TMMD sehingga pekerjaan desa dan usaha kecil warga saling menguntungkan.(Red/Js).