Parangjoro Bergotong Royong: Talud untuk Ketahanan Lingkungan
SUKOHARJO – Di lokasi pembangunan talud Desa Parangjoro terdengar suara cangkul dan sekop, sementara Danramil Grogol datang, menggulung lengan baju, lalu ikut bergabung mengangkat batu tanpa meminta perlakuan khusus.
Suasana kerja semakin bergelora karena personel TNI, POLRI, dan masyarakat saling berbagi tugas agar pengerjaan lebih cepat.
Pembangunan talud diharapkan memberikan manfaat jangka panjang dengan menjaga kondisi lingkungan dan menunjang aktivitas warga setempat.
Pada Jumat (31/7/2026), peristiwa itu memperlihatkan bahwa gotong royong tetap menjadi budaya di Desa Parangjoro dan membuat pekerjaan terasa ringan ketika dikerjakan bersama.
Ketika talud nanti selesai, warga tak hanya menyaksikan batu tersusun rapi, tetapi juga menyimpan kisah bagaimana pembangunan itu lahir dari kerja bersama tanpa memandang pangkat maupun latar belakang.(Red/Js).