Strategi TNI dalam Pembangunan Jembatan Gantung di Nagan Raya
NAGAN RAYA – Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda oleh TNI merupakan contoh nyata strategi pembangunan yang efektif dalam meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat kedua desa tersebut terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga. Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar berbagai aktivitas masyarakat.
Di lokasi pembangunan, tampak prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecoran bangunan jembatan. Kebersamaan yang terjalin menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman.
Jembatan gantung perintis yang sedang dibangun ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses transportasi, serta mendukung peningkatan perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan berbagai aktivitas sosial warga di kedua desa.
Tokoh adat Beutong Ateuh Benggalang, Abu Diwa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada prajurit TNI yang telah bekerja keras membantu masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membangun jembatan ini. Semoga Allah membalas segala kebaikan dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga pembangunan ini membawa berkah dan manfaat besar bagi masyarakat kedua desa,” ujar Abu Diwa.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh prajurit TNI bersama masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(Pr012).